Berita Parenting di Dunia Saat Ini – Blog4mom

Blog4mom.com Situs Kumpulan Berita Parenting di Dunia Saat Ini

Cara Orang Tua Untuk Merawat Anak Ketika Sakit

Cara Orang Tua Untuk Merawat Anak Ketika Sakit – Melihat bahwa anak dalam keadaan sakit itu merupakan hal yang berat bagi orang tua, bahkan pada saat si kecil hanya tersedu-sedu dan demam ringan. Apabila anak Anda tidak bertingkah seperti dirinya sendiri, mungkin sulit untuk membantunya merasa lebih baik sambil juga menangani apa yang perlu Anda lakukan di sekitar rumah. Jika Anda memiliki anak lain atau perlu melakukan beberapa pekerjaan dari rumah, Anda mungkin merasa tidak menyelesaikan apa-apa atau mengejar-ngejar diri sendiri.

Tidak peduli apakah anak Anda menderita penyakit parah seperti gastroenteritis atau kuman yang sangat menular seperti radang tenggorokan, Anda mungkin merasa upaya Anda tidak cukup membantu. Dengan tip-tip berikut ini, Anda dapat tinggal di rumah bersama anak Anda yang sakit tanpa merasa kewalahan, bosan atau tidak nyaman, dan Anda bahkan mungkin bisa mencerahkan semangat anak Anda.

1. Buat Anak Anda Nyaman

Cara Orang Tua Untuk Merawat Anak Ketika Sakit

Saat anak Anda sakit, salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah membuatnya nyaman. Banyak penyakit datang bersamaan dengan sakit kepala dan kepekaan terhadap cahaya, suara dan bau. Biarkan anak Anda beristirahat di tempat yang tenang, seperti kamar tidurnya dengan pintu tertutup. Hal ini memungkinkan anak Anda yang lain untuk menonton TV tanpa mengganggu anak yang sakit. Lingkungan yang tenang memudahkan anak Anda untuk beristirahat dan melawan kuman.

Penting juga untuk menjaga rumah Anda pada suhu yang nyaman. Dengan demam, anak Anda mungkin merasa terlalu panas pada satu menit dan terlalu dingin pada menit berikutnya. Jika bisa, sesuaikan suhu di kamar anak Anda, hal ini bisa memaksimalkan kenyamanan semua orang. Jika tidak, pertimbangkan untuk menggunakan kipas angin saat anak Anda kepanasan dan selimut tambahan saat anak Anda kedinginan. Anda juga dapat menyiapkan pelembab udara untuk melembabkan udara di kamar anak Anda, tetapi berhati-hatilah saat membersihkannya dengan benar untuk mencegah jamur tumbuh di dalam perangkat. Udara yang lembap mengurangi batuk dan hidung tersumbat serta dapat meredakan sakit tenggorokan.

Sangga kepala anak Anda untuk memfasilitasi drainase lendir. Anda juga bisa menunda aktivitas di sekitar rumah yang bisa mengeluarkan kontaminan udara, seperti mengecat. Pastikan untuk menghindari merokok atau memakai parfum. Produk ini dapat mengiritasi paru-paru anak Anda. Jangan lupa membuka jendela untuk menghirup udara segar.

2. Atasi Gejalanya

Ide para nenek tentang sup ayam telah terbukti benar dalam hal meredakan gejala banyak penyakit. Sup ayam mengandung cairan dan vitamin penting untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan anak Anda. Ada banyak pengobatan alami yang dapat Anda coba dan Anda mungkin sudah memiliki banyak barang sehat di rumah Anda. Madu dianjurkan untuk anak di atas usia 1 tahun sebagai cara meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Ini tidak boleh diberikan kepada bayi karena risiko botulisme kekanak-kanakan.

Teh herbal dengan perasan lemon dan setetes madu juga membantu meredakan sakit tenggorokan dan akan membantu menjaga anak Anda tetap terhidrasi. Pertimbangkan untuk memberi anak es pop yang dibuat dengan jus buah untuk hidrasi selama demam. Berkumur air garam membantu menyingkirkan kuman seperti radang tenggorokan. Jika hidung anak Anda mampet, semprotan hidung saline dapat mengencerkan lendir tanpa efek samping.

3. Hati-hati dengan Obat OTC

Meskipun pengobatan alami bagus, ada kalanya anak Anda membutuhkan sedikit bantuan untuk merasa lebih baik. Ada formulasi obat-obatan yang dijual bebas (OTC) yang dirancang khusus untuk anak-anak dan dapat membantu mengurangi demam dan nyeri tubuh pada anak, mengurangi batuk, dan meminimalkan hidung tersumbat.

Penting untuk menggunakan obat OTC dengan hati-hati, dengan memperhatikan dosisnya. Beberapa obat ditujukan untuk anak usia 2 tahun ke atas, sedangkan obat untuk mengobati batuk dirancang untuk anak di atas usia 7 tahun. Jika Anda memberikan obat batuk kepada anak Anda, pastikan dia duduk dan tidak siap untuk tidur. Berikan obat batuk hanya kepada anak-anak berusia 5 tahun ke atas karena risiko tersedak pada anak-anak yang lebih kecil.

4. Istirahat itu Penting

Untuk sebagian besar penyakit yang disebabkan virus dan penyakit ringan lainnya, cara terbaik untuk pulih adalah beristirahat. Namun, sebagian besar anak yang aktif akan kesulitan duduk diam dan membiarkan tubuh mereka rileks. Pertimbangkan untuk menempatkan anak Anda di sofa atau kursi malas dengan beberapa selimut saat Anda streaming beberapa film atau acara favorit di TV.

Anda juga dapat membiarkan anak Anda memiliki waktu layar dengan tablet dan beberapa game edukasi. Pembaca elektronik juga dapat memberikan istirahat dan relaksasi. Aktivitas ini tidak akan membebani tubuh anak Anda tetapi akan mengalihkan perhatian dari gejala yang mengganggu.

5. Berikan Dukungan Emosional

Ketika anak-anak sakit, mereka terkadang merasa takut atau kesal dengan gejalanya. Memberi anak Anda pelukan dan perhatian ekstra dapat membantu. Meskipun Anda khawatir, cobalah untuk tidak menunjukkannya karena anak Anda akan menyerap perasaan Anda. Anda dapat memusatkan perhatian untuk memberi anak Anda minuman segar atau menggosok punggung sebagai gantinya. Anda dapat duduk di dekat anak Anda dan membaca buku, menyanyikan lagu atau hanya menggendong anak Anda saat dia beristirahat.

6. Mendapatkan Udara Segar Bisa Menjadi Baik

Cara Orang Tua Untuk Merawat Anak Ketika Sakit

Udara segar juga dapat membantu anak Anda merasa lebih baik. Jika cuaca sedang cerah, biarkan anak Anda duduk di kursi di teras depan atau di halaman belakang. Saat cuaca buruk, buka tirai kamar anak Anda. Sinar matahari alami dapat membantu menyesuaikan ritme tubuh anak Anda dan dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan dalam suasana hati anak Anda. Jika ada ruangan dengan pemandangan alam terbuka yang bagus, biarkan anak Anda beristirahat di sana sebentar.

7. Jangan Lupakan Bermain

Waktu bermain harian baik untuk semua anak, bahkan mereka yang sedang tidak sehat. Dorong anak Anda untuk bermain, meskipun hanya untuk gangguan dari gejala penyakitnya. Boneka, balok, dan boneka binatang adalah pilihan yang bagus. Anak Anda juga bisa membuat teka-teki atau bermain kartu atau permainan papan. Tingkatkan dan mainkan dengan anak Anda. Sebuah permainan kuno Battleship atau pesta teh herbal melawan kuman dengan kerumunan boneka memberi Anda waktu yang berkualitas. Biarkan anak Anda menjadi pemandu Anda tentang berapa lama Anda bermain dan apa yang harus Anda mainkan.

8. Mendorong Kreativitas

Anda juga dapat mendorong anak Anda untuk menggunakan keterampilan kreatifnya saat sakit. Meskipun Anda tidak perlu membebani anak Anda dengan pekerjaan rumah atau banyak membaca, novel detektif, teka-teki silang, atau buku gambar dapat membuat pikiran mereka sibuk. Latihan mental ini juga dapat membantu anak Anda mengeksplorasi ide dan strategi untuk berpikir terfokus. Anak-anak yang lebih kecil mungkin suka melukis, menggambar, atau membuat bentuk dengan tanah liat kering udara. Anda dapat duduk di samping anak Anda dan menggambar sendiri atau membuat bentuk lucu Anda sendiri dari adonan.

9. Dengarkan Anak Anda dan Percayai Naluri Anda

Mendengarkan anak Anda itu penting. Andalah yang paling mengenal anak Anda dan jika Anda curiga bahwa batuk berderak atau hidung tersumbat yang berkepanjangan adalah sesuatu yang lebih dari sekadar flu biasa, jangan ragu menghubungi dokter spesialis anak atau dokter keluarga. Tanyakan secara teratur kepada anak Anda bagaimana perasaannya. Anak-anak di atas usia 5 tahun biasanya pandai menjelaskan betapa mereka menyakiti atau apa yang paling mengganggu mereka. Beri tahu anak Anda untuk memberi tahu Anda jika mereka membutuhkan barang kenyamanan, seperti selimut, lebih banyak air atau waktu tenang untuk tidur siang. Pastikan bahwa anak Anda dapat memberikan informasi terbaru yang jujur   tentang gejalanya.

10. Rawat Diri Anda Juga

Jika anak Anda menderita penyakit yang lebih serius atau penyakit yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh, Anda mungkin mulai merasa lelah dan lelah karena semua kerja keras. Anda mungkin juga merasa lelah secara mental. Cobalah istirahat dan tidur bila Anda bisa. Jika Anda memiliki pasangan, cobalah tukar menukar sehingga Anda bisa istirahat untuk mandi, makan, dan mengisi ulang tenaga Anda sendiri. Berjalan-jalan dengan anjing di luar atau bahkan hanya menjalankan tugas ke toko untuk membeli bahan makanan segar dapat memberi Anda perubahan pemandangan yang sangat dibutuhkan. Beri diri Anda istirahat dan pesan beberapa pesan antar untuk makan malam daripada memasak. Anda bahkan mungkin dapat memesan bahan makanan dari toko lokal Anda, jadi daripada menghabiskan waktu berbelanja Anda dapat bersantai di rumah sementara mereka membawa pesanan Anda langsung ke rumah Anda dengan sedikit biaya atau bahkan tanpa biaya dengan pembelian minimum. Jangan ragu untuk meminta bantuan. Teman atau tetangga Anda mungkin bisa memberi Anda waktu istirahat, terutama jika anak Anda sudah lama sakit. Anda akan dapat merawat anak Anda dengan lebih baik saat Anda sendiri merasa baik.

Claude Gonzalez

Back to top