Berita Parenting di Dunia Saat Ini – Blog4mom

Blog4mom.com Situs Kumpulan Berita Parenting di Dunia Saat Ini

Tips Dalam Merawat Bayi Yang Baru Lahir

Tips Dalam Merawat Bayi Yang Baru Lahir – Menjadi seorang ibu merupakan salah satu hal yang paling fantastis dan vital dalam hidup. Akan tetapi, Anda mungkin akan merasa pusing saat menjadi seorang ibu untuk pertama kalinya. Anda telah menemukan bahwa merawat bayi yang baru lahir tidaklah mudah dan tidak pernah mudah. Tugas sehari-hari ini menuntut ibu memiliki kesabaran dan kehati-hatian, membekali dengan ilmu yang diperlukan untuk mengenali permasalahan buah hati. Semua hal menciptakan kondisi yang sangat baik bagi bayi untuk tumbuh dengan aman dan sehat. Dalam pembahasan ini, akan mengungkapkan kepada Anda beberapa tips berguna untuk merawat bayi yang baru lahir. Tetaplah membaca tulisan ini untuk dapat lebih memahami.

1. Bayi Anda Yang Baru Lahir Harus Di Asi Secara Eksklusif Untuk Enam Bulan Pertama

Tips Dalam Merawat Bayi Yang Baru Lahir

Saat menyusui, ibu tidak hanya menyehatkan bayinya tetapi juga memberikan semangat indah kepada anak. Susu manis dan rasa tubuh ibu yang akrab merupakan obat penenang yang sangat baik yang dapat menghilangkan semua rasa tidak aman pada bayi. Selain itu, menyusui memberi bayi Anda kepercayaan pertama di dunia. Selain mencegah infeksi usus, ASI juga membantu mencegah bayi baru lahir dari kondisi kesehatan yang serius karena diare. Menurut sebuah penelitian, sebagian besar bayi berusia 8 hari hingga 12 bulan mengonsumsi makanan buatan, yang dapat menyebabkan risiko kematian dengan cepat akibat pneumonia. Oleh karena itu, bayi yang baru lahir harus diberi ASI selama enam bulan pertama untuk memastikan kesehatan dan pertumbuhannya.

2. Cara Memegang Bayi Anda Yang Baru Lahir

Faktanya banyak ibu yang menggendong bayinya di pundak setelah menyusui. Namun, Anda sebaiknya tidak melakukannya terlalu lama. Jika Anda menggendong bayi, Anda harus meletakkan di dada Anda sebanyak mungkin, tangan Anda harus selalu menggendong kepala dan leher bayi. Saat bayi Anda berusia lebih dari tiga bulan, Anda dapat menggendong bayi secara vertikal dengan meletakkannya di lengan orang dewasa. Selain itu, tangan lain memegang dada dan leher dekat dengan tubuh orang dewasa. Perlu dicatat bahwa Anda tidak boleh menggendong anak Anda terlalu sering dan terlalu lama.

Selain itu, orang tua yang memiliki bayi yang baru lahir harus mengetahui:

– Sebelum mengandung bayi, Anda harus mencuci tangan dengan bersih; lepas semua gelang, jam tangan, dan perhiasan yang dapat membuat kulit bayi tergores.

– Jangan mengajari bayi untuk duduk, berdiri, dan pergi terlalu dini

– Jangan memaksa anak untuk duduk atau berdiri ketika mereka tidak mampu. Ini karena tindakan tersebut berdampak negatif pada tulang punggung dan kaki mereka

– Selalu gunakan tangan Anda untuk memegang kepala, leher, dan tepian bayi

3. Tidur Dengan Bayi Anda

Kehadiran ibu akan memberi bayi rasa aman saat tidur. Hasilnya, napas bayi menjadi stabil, dan inilah yang dapat menghindarkan bayi Anda dari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Apalagi saat tidur bersama, bayi juga memiliki banyak kesempatan untuk menyusu di malam hari. Oleh karena itu, dapat memastikan pasokan laktosa yang cukup dan berat yang sesuai untuk bayi Anda.

Namun, sebaiknya Anda tidak tidur dengan bayi saat Anda dalam kondisi tertentu, seperti minum anggur atau stimulan, menggunakan rokok, lelah dan tidur sangat nyenyak, sedang sakit, dll.

4. Cara Membuat Bayi Anda Bersendawa

Bayi yang baru lahir seringkali cenderung menelan udara saat menyusui, yang memengaruhi sistem pencernaan bayi. Bahkan hal ini bisa membuat bayi tidak enak badan dan sakit perut. Oleh karena itu, sangat penting membantu bayi bersendawa untuk mengeluarkan udara yang berlebihan. Cobalah metode berikut untuk membuat bayi Anda bersendawa:

– Letakkan bayi Anda yang baru lahir di pangkuan, dukung dada dan kepala bayi dengan satu tangan dan tepukan di punggung bayi

– Menempatkan bayi ke depan di pangkuan, lalu menepuk punggungnya dengan lembut untuk mengeluarkan udara dari perut

– Letakkan bayi Anda pada posisi duduk, sandarkan pada leher Anda, dan tepuk punggung bayi Anda dengan lembut.

5. Bersihkan Bayi Yang Baru Lahir

Umumnya tali pusat berubah warna dari kuning muda menjadi coklat tua. Saat mengering, ia akan rontok setelah dua minggu. Namun, yang terpenting adalah Anda perlu merawat dan membersihkan bayi Anda yang baru lahir dengan benar untuk melindunginya dari peradangan. Jika tali pusat bayi belum jatuh dan ada tanda kemerahan dan bernanah, sebaiknya ibu segera membawa bayi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan.

6. Membeli Keperluan Mandi Bayi

Tips Dalam Merawat Bayi Yang Baru Lahir

Ini adalah barang pertama yang Anda butuhkan untuk mencuci bayi Anda yang baru lahir. Sebaiknya beli baskom dengan ukuran yang besar agar bayi lebih mudah dimandikan. Bahkan ketika bayi Anda lebih besar, baskom besar masih digunakan. Jadi, Anda tidak perlu membeli yang baru setelah beberapa bulan.

7. Memandikan Bayi Yang Baru Lahir

Bayi-bayi itu dimandikan sangat awal oleh bidan setelah keluar dari rahim ibunya. Namun, Anda akan merasa cemas saat memandikan bayi untuk pertama kalinya karena kurang pengalaman. Oleh karena itu, Anda harus belajar cara mandi untuk bayi dengan benar untuk memastikan keselamatan bayi.

Saat Anda memandikan bayi, Anda perlu memastikan tali pusar bayi Anda dijaga sekering mungkin untuk mencegah bayi dari infeksi. Bersamaan dengan itu, Anda harus meminta saran lebih lanjut dari dokter atau bidan tentang cara merawat tali pusat bayi yang baru lahir hingga lepas secara alami selama kurang lebih sepuluh hari.

8. Melakukan Pijatan Pada Bayi Yang Baru Lahir

Pijat bayi merupakan interaksi penting yang dapat menghubungkan dan mengembangkan hubungan antara orang tua dan bayi. Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kegiatan ini bermanfaat bagi perkembangan anak usia dini. Selain itu dapat membawa beberapa manfaat seperti di bawah ini:

– Bantu bayi Anda rileks

– Meningkatkan kualitas tidur dan sistem kekebalan bayi

– Meningkatkan sirkulasi darah dan kondisi kulit

– Membantu bayi yang baru lahir mengurangi gejala sakit perut

Saat memijat bayi Anda, Anda harus:

– Pastikan ruangan cukup hangat untuk bayi Anda

– Lakukan pijatan jika Anda merasa nyaman, dan bayi Anda tenang serta bahagia

– Mulailah melakukan pijatan tangan dari kaki bayi, dan gerakkan dengan lembut ke seluruh tubuhnya

9. Mengganti Popok Bayi Yang Baru Lahir Secara Teratur

Setelah buang air kecil atau buang air besar, penting untuk memeriksa dan mengganti popok bayi agar bayi Anda merasa nyaman. Padahal, bila popoknya rusak atau basah, bayi yang baru lahir akan mudah terserang berbagai penyakit, seperti infeksi kulit, gatal-gatal, kolera, dll. Selain itu, popok putih digunakan berjam-jam; ibu harus mengganti yang baru untuk memastikan kebersihan bayi.

Bagi bayi yang baru lahir, popok merupakan barang yang biasanya bersentuhan dengan kulit bayi. Karenanya, Anda perlu memilih popok dengan asal tertentu dan merek terkenal. Popok dengan asal tidak diketahui atau kualitas yang buruk tidak hanya meningkatkan risiko alergi dan infeksi kulit, tetapi juga menyebabkan risiko kanker dan berdampak parah pada kesehatan bayi.

10. Perhatikan Bayi Anda Ketika Dia Menangis

Jelas bahwa bayi yang baru lahir akan banyak menangis, yang dapat menyebabkan ibu kesal dan marah. Ini karena sistem saraf bayi yang cenderung dewasa, merasa bergairah dengan segala rangsangan. Bagi bayi, penyebab menangis tidak selalu tepat. Oleh karena itu, kapanpun bayi Anda menangis, Anda harus menjaga dan memperhatikan bayi tersebut. Jika Anda telah menggunakan banyak cara berbeda, tetapi anak Anda tetap saja menangis, coba cara-cara di bawah ini:

– Gerakkan bayi Anda dalam pelukan Anda dari sisi ke sisi, bernyanyi dan berbicara dengannya untuk menghentikan tangisannya

– Tempatkan bayi di kereta dorong bayi dan jalan-jalanlah. Gerakan tersebut juga memiliki efek positif untuk menenangkan tangisan mereka

– Mandi bayi dengan air hangat

Di atas adalah sepuluh cara terbaik untuk merawat bayi baru lahir yang patut Anda coba. Semoga para bunda mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk merawat buah hati kesayangannya secara efektif. Semua konten yang disediakan adalah untuk tujuan informasi dan pendidikan. Disarankan Anda berkonsultasi dengan profesional perawatan kesehatan untuk menentukan metode mana yang sesuai untuk Anda.

Back to top